Wawancara Juara Kejurnas Gilang Chandra Hadanta

Posted by Syauqi San Saturday, October 5, 2013 0 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Wawancara Juara Kejurnas Gilang Chandra Hadanta

Beberapa waktu lalu, Kyokushin aliran PMK sempat dihebohkan dengan hadirnya seorang atlet baru kyokushin yang menjadi juara tingkat nasional dengan mengalahkan semua senior dan jagoan unggulan selama ini. Bukan hanya itu, gelar Juara itu berhasil dipertahankannya selama dua tahun berturut-turut. Sebelumnya atlet tersebut tidak pernah  muncul di mana-mana dan tidak mendapat perhatian dari warganya. Dia seakan-akan muncul tiba-tiba dan menyabet semua prestasi tersebut. Beliau adalah Gilang Chandra Hadanta.







Banyak sekali rasa penasaran pada warga PMK, tentang sosok yang satu ini. Oleh karena itu Tim Kyokushin Pemula mencoba untuk mewawancara beliau. Berikut ini hasil wawancaranya:
  Kyokushin Pemula.

Gilang Chandra Hadanta.





Oss, selamat pagi senpai Gilang. Apa kabar?

Oss, Pagi juga. Alhamdulilah kabar saya baik di pagi yang cerah ini. Sudah lama kita tidak bertemu ya senpai.

Oss, iya. Langsung saya mulai saja ya wawancaranya senpai.

Melihat kilas balik perjalanan anda yang tergolong singkat, anda bisa dikatakan sebagai karateka baru, tapi anda mendapat banyak perhatian terutama di event kejurnas 3 tahun terakhir ini dengan keluar sebagai Juara satu berturut-turut dan mengalahkan semua senior yang ada. Padahal anda terhitung sebagai wajah baru dalam kancah Kejurnas di PMK. Apakah ada yang ingin anda sampaikan terkait prestasi ini?

Mungkin pesan yang ingin saya sampaikan adalah "imposible is nothing" sempai, tidak ada hal yang mustahil di dunia ini. tanamkan filosofi ini ke dalam pikiran anda, dan percaya atau tidak alam bawah sadar anda akan melakukan hal2 yg akan memuluskan apapun tujuan anda. kalau anda sudah menanamkan pikiran "saya akan juara", InsyaAllah psati juara. akan ada jalannya, entah gimana itu. yang penting kita yakin dulu, kalau kita tidak yakin, tidak akan bisa.

Apakah anda pernah mengalami kekalahan telak yang membuat anda sangat down?

Pada tahun 2008 saya mengikuti kejurda (Kejuaraan Tingkat Daerah) di Widya Mandala Surabaya. Kejuaraan itu adalah kejuaraan pertama yang saya ikuti, saat itu saya dikalahkan lawan saya dari dojo Surabaya Umum. Kalau tidak salah namanya senpai Andrew (bule). saat itu saya kalah poin telak 5-0.

Apa yang membuat anda mencoba lagi setelah kegagalan tersebut?

Saya mengambil hikmah dari kekalahan tersebut. Semenjak kekalahan tersebut, saya mereview lagi kumite saya. Apa yg salah, dan apa yang kurang. Saat itu kelemahan saya di seiken(Pukulan) dan nafas saya.

Latihan apa saja yang anda jalani ketika akan mengikuti kejuaraan?

Latian saya tidak melulu TC, tahun 2011 adalah masa2 puncak saya dimana saat itu saya bener2 seperti mesin ketika bertarung diatas ring tidak terasa capek sama sekali dan tidak terasa kesakitan ketika dipukul dan ditendang bertubi2 oleh lawan saya. Latian saya dulu menjelang kejurnas ya mungkin sama seperti orang2 karate pada umumnya, antara lain push up 500 x, ditambah seiken(pukulan), uraken(uppercut), ditambah melatih tendangan yang kalau ditotal mencapai ribuan kali sehari.Yg penting repetisinya sempai, repetisi adalah segalanya di karate. dan untuk stamina saya melatih nya di gunung.. haha haha... saya juga seorang pecinta alam sempai. Taun 2011 sebelum kejurnas saya mendaki belasan gunung dalam setaun. Itu membuat gedan (tendangan ke arah paha) dan nafas saya menjadi kuat sekali.. Saya rindu masa2 itu.

Anda mengatakan kalau repetisi adalah segalanya di karate. Bisa anda jelaskan maksudnya?

Iya betul, kalau misal seiken cudan dilakukan secara terus menerus, pasti akan lebih terasah. Ibarat pisau yang diasah secara terus menerus, akan semakin tajam.

Hal apa yang memotivasi anda sampai anda berlatih sedemikian rupa?

Saya ingin juara kejurnas sempai. Saya selalu ingin jadi yg terbaik. Saya ingin berprestasi selagi masih muda. Teman2 saya juga sumber dari semangat saya latian, entah itu teman karate atau teman pendaki gunung semua mensupport saya, senang rasanya mempunyai teman seperti itu. Kalau keluarga saya, dari awal karate sampai sekarang pun masih menolak kegiatan saya ini, kecuali ibu saya. Teman2 saya lah yang justru memotivasi saya dan menjadi salah satu sumber kekuatan saya

Menurut anda, latihan seperti tambahan seperti bagaimana yang baik untuk para kohai-kohai anda yang akan mengikuti kejuaraan?

Semua latian itu baik, yang penting REPETISINYA. Itu untuk mengasah skill karate kita. Kalau saya lebih sering memperbanyak seiken, uraken, hiza geri(lutut), dan mae geri(tendangan depan). Sewaktu latian, saya paling bosen melatih mawashi geri karena gampang capek. Hehehe. Untuk memperkuat nafas, temen2 bisa mengikuti olahraga lain, semisal sepakbola atau hiking.

Pada kejurnas pertama anda di tahun 2010, anda cukup banyak mengalahkan banyak sekali senior dan wajah-wajah lama. Padahal saat itu anda tidak dijagokan dan belum dikenal sama sekali, tapi nyatanya anda menang dengan gemilang. Bagaimana anda bisa melakukan hal itu? Apa yang membuat anda bisa melewati itu?

Ketika itu saya memang underdog (tidak diunggulkan) sempai, tapi kekuatan mental dan faktor luck itu penting. Dari dulu saya mempunyai prinsip imposible is nothing. Siapa yang menyangka tim sepakbola Yunani menjadi juara piala eropa 2004 dengan melewati kekuatan besar semisal Prancis , Itali dan Inggirs? Semacam itu sempai, imposible is nothing. Ketika kita sudah YAKIN, insyaAlloh semua bisa terjadi. Dulu dikelas saya ada nama2 besar seperti sensei Gunawan Wijaya, sensei Raynard Raim, senpai Teguh dan Senpai Philip, sedangkan saya siapa? Hanya seorang karate pemula sabuk hijau (kyu 4). Saya banyak dicibir karena menang beruntung. ITU BENAR. Saya merasa tidak pantas juara pada saat itu. Saya malu senpai. Maka dari itu saya niatkan pada kejurnas 2011 untuk menghilangkan cibiran dari orang-orang tersebut. dan saya sekali lagi berhasil juara , dan orang-orang mulai memperhitungkan saya semenjak itu.

Tipe lawan seperti apa yang paling anda takuti di pertandingan?

Saya lebih memilih lawan yang tinggi daripada yang, maaf, pendek. Karena bertarung dengan lawan yang pendek mengurangi area memukul saya. Saya sering kesusahan mencari celah kalau berhadapan dengan yang lebih pendek. Kalau tentang perasaan takut, saya tidak takut sama siapa-siapa sempai, selama masih makan nasi saya tidak takut. Toh kalau kalah dipertandingan pun kita nggak akan mati. Paling cuma cedera beberapa minggu dan itu makanan sehari-hari orang karate. Justru perasaan takut itu akan membuat kita tidak bisa mengeluarkan kemampuan maksimal kita. Betul kan sempai?

Iya, betul sekali senpai.


Saat ini anda masih pada tingkatan kyu 2, kapan kira-kira anda naik ke black belt?

Mungkin beberapa taun lagi saya bisa black belt.

Siapakah lawan terberat anda yang pernah anda lawan?

Sensei Raynard Raim. Pukulan sensei Raim sungguh jangan pernah anda terima kalau tidak ingin dada anda patah. Salam hormat dari salah satu fans anda Sensei. Oss.

Siapakah orang yang paling berjasa atas prestasi anda sekarang ini?

Sensei Rudy Muljo Utomo. Walaupun cuma 2 tahun dilatih beliau, tapi beliau adalah guru pertama saya dan guru yang paling hebat. Dan yang kedua adalah rekan-rekan saya di dojo STTS.

Pertandingan apakah yang berikutnya akan anda ikuti?

Saya masih 50:50 untuk ikut kejuaraan FORKI besok di Surabaya. Kaki saya belum sembuh sempai, cidera dari shin splints semenjak setahun lebih, masih belum sembuh. Bulan ini sudah dua kali saya fisioterapi. Seharusnya tahun ini saya berangkat ke Jepang untuk ikut pertandingan di sana.

Bisa dijelaskan kenapa cidera shin split ini terjadi, dan kapan terjadinya?

Bulan September 2012 sempai, yaitu 2 bulan menjelang kejurnas 2012. Kalo saya searching di google, penyakit akibat terlalu banyak lari. Dan itu benar, saya terlalu banyak lari waktu itu dengan tujuan supaya nafas saya panjang. Ternyata sesuatu yang berlebihan itu tidak baik sempai. Ini sudah oktober 2013 dan masih belum kunjung sembuh. Mohon doanya dari sempai dan rekan2 sekalian, semoga saya bisa sembuh dan bisa kembali berlatih seperti sedia kala.

Aamiin. Kejadian menarik apa yang pernah ada alami selama berlatih kyokushin ini?

Hmmm. Yang jelas, dengan berlatih di Pembinaan Mental Karate saya menjadi lebih dewasa, low profile, dan lebih percaya diri menghadapi apapun. Adrenalin bertarung saya di salurkan pada tempatnya. Dulu sewaktu belum ikut kyokushin, saya tipe-tipe orang yang bandel dan suka berantem, sedikit kontak mata sama orang asing pun bisa jadi tawuran di jalan. Saya jadi malu kalau ingat masa2 labil saya dulu. Hahaha... Malah setelah ikut kyokushin ini, saya jadi kalem, dan mempunyai banyak teman tentunya.

Apa rencana anda untuk beberapa tahun ke depan terkait dengan karir kyokushin anda?

Saya berencana di pertengahan tahun depan ingin membuka dojo di kota saya. Itu misi kedepan saya. Tahun ini saya mau fokus dulu untuk mengurus persiapan menikah di akhir oktober. Kemudian 8 bulan seterusnya masih kurang bisa aktif di perguruan karena calon istri saya di Bali. Sabtu dan minggu saya harus ke Bali untuk menjenguk calon saya. Sehari-hari saya bekerja. Saya tidak mempunyai banyak waktu 8 bulan kedepan untuk karate, tapi selepas itu InsyaAllah saya bisa aktif lagi seperti biasa.

Sebagai penutup, apa kira2 referensi untuk para kohai-kohai(adik seperguruan) anda, adakah tips-tips yang ingin anda sampaikan?

Saya cuma berpesan bahwasanya tidak ada hal-hal yang instant di karate ini. Kalau kohai-kohai ingin kuat dan berprestasi, harus latihan yang rutin. Apalagi yang belum kerja dan menikah. Kejar impian saudara. Yakinlah tidak ada hal yang tidak mungkin. Semua BISA asal YAKIN!

Terima kasih atas waktunya wawancara bersama kami, semoga karir anda terus cemerlang, dan terus muncul sebagai juara, dan bisa memenuhi apa yang anda targetkan. Oss!

Iya, terima kasih senpai. Oss!

Demikian hasil wawancara dengan Gilang Chandra Hadanta, juara 1 dari kejurnas tahun 2010 sampai 2012. Semoga pesan-pesan dari beliau dapat bermanfaat dan menjadi motivasi untuk kita semua.

Oss!


























































TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Wawancara Juara Kejurnas Gilang Chandra Hadanta
Ditulis oleh Syauqi San
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kyokushinpemula.blogspot.com/2013/10/wawancara-juara-kejurnas-gilang-chandra.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

Histats counter code

Visit Syauqi at Ping.sg