Serangan Seiken pada Kyokushin Karate

Posted by Syauqi Sunday, October 19, 2014 1 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Serangan Seiken pada Kyokushin Karate

Serangan-serangan seiken adalah serangan yang paling standard. Kalau diijinkan, penulis ingin menyebutnya serangan paling primitif dalam artian sangat dasar, karena seorang anak kecil yang baru belajar berkelahi pun pasti menggunakan serangan ini walaupun dengan gerakan yang sangat kacau.

Tameshiwari oleh Grandmaster Oyama dengan menggunakan Seiken Chudan Tsuki.

Seiken adalah bentuk kepalan tangan yang menggunakan kento, yaitu pangkal jari telunjuk dan jari tengah ketika tangan terkepal sebagai bagian yang dihantamkan ke tubuh lawan. Penjelasan tentang kento ini dapat dilihat di Kento, Rahasia Pukulan Kyokushin

Gerakan ini diawali dengan meletakkan kepalan tangan di samping dada, kemudian melontarkannya ke tubuh lawan. Kebanyakan serangan seiken ini adalah bentukan dari tsuki, yaitu pada saat menyerang, bobot lengan dilontarkan sepenuhnya ke depan dan tidak ditarik kembali setelah serangan berakhir.

Cara ini akan memberikan power yang lebih keras dibandingkan serangan yang setelah mengenai tubuh lawan, ditarik kembali(dalam dunia tinju dikenal dengan istilah Jab, dalam kyokushin dikenal dengan nama seiken ago uchi). Uraian lebih jelas tentang jenis pukulan tsuki ini, bisa dibaca di Serangan Tsuki pada Kyokushin Karate

Berikut ini macam-macam serangan standard yang menggunakan seiken:

a. Seiken Cudan Tsuki

Karateka di sebelah kanan melakukan Seiken Chudan Tsuki tepat ke uluh hati lawannya.

Yaitu pukulan lurus menggunakan seiken dari samping dada melaju ke arah uluh hati lawan. Bagian yang dipukulkan adalah kento. Seiken artinya adalah kepalan tangan dengan kento di depannya, cudan artinya arah uluh hati, dan tsuki artinya setelah serangan puncak (saat tangan telah lurus dan kento mengenai sasaran), tangan tidak ditarik kembali.
Serangan dari Seiken Cudan Tsuki ini dibagi tiga menurut arah pukulannya, yaitu ke arah atas atau Jodan dan bawah atau Gedan. Seiken Jodan Tsuki mengarah ke atas, sekitar hidung lawan, sedangkan Seiken Gedan Tsuki mengarah ke bawah, sekitar perut lawan.

b. Seiken Ago Uchi

Peragaan oleh Akiyoshi Matsui untuk kuda-kuda pada gerakan Seiken Ago Uchi. Pukulan ini diutamakan kecepatannya, sehingga posisi kepalan tangan tidak disamping dada seperti biasanya.

Yaitu pukulan lurus ke arah dagu lawan dan setelah selesai ditarik kembali sehingga menyerupai jab. Jenis pukulan yang ditarik ini, tidak akan memberikan efek sekeras pukulan jenis Tsuki, tapi memiliki keunggulan berupa kecepatan yang lebih baik.
Pukulan ini paling berbeda dari yang lainnya karena ancang-ancang dimulai di samping telinga, dan setelah pukulan sampai pada puncak pukulan, tangan langsung ditarik kembali tanpa menunggu serangan oleh tangan satunya.

c. Seiken Mawashi Gamen Uchi


Yaitu pukulan melingkar ke arah pelipis lawan. Lintasan kento sangat pas untuk menghantam pelipis karena lintasa berasal dari luar. Cara melakukannya adalah dengan meletakkan tangan kanan di belakang pinggang, dan tangan kiri mengikuti menutupi rusuk kanan. Dari posisi tersebut, gerakkan tangan kanan memutar ke arah samping, kemudian ke atas, melewati pelipis, dan berhenti tepat di depan kedua mata. Setelah itu posisikan tangan kiri di belakang pinggang dan lakukan hal yang sama.

Pada posisi ini, serangan Seiken Gamen Uchi akan sangat efektif

Pukulan ini akan efektif jika kita sedang diancam orang dengan posisi mencengkeram kerah kita, karena pada saat itu, pelipis lawan berada dalam posisi terbuka dan berada di lintasan seiken mawashi gamen uchi.

Baca juga, daftar seluruh serangan dasar menggunakan tangan dari kyokushin di Pukulan Dasar pada Kyokushin Karate.

Demikian macam-macam jenis pukulan standard dengan seiken. Semoga membantu.

Oss!

Artikel Terkait

Baca Selengkapnya ....

Kuda Kuda Dasar Kyokushin Karate

Posted by Syauqi Thursday, October 2, 2014 0 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Kuda Kuda Dasar Kyokushin Karate

Dachi atau kuda-kuda dalam karate seringkali terabaikan, padahal kurikulum kyokushin disusun oleh sosai Masutatsu Oyama dengan sungguh-sungguh dan berdasarkan dari pengalaman nyata menjalani puluhan ribu jam berlatih dan kumite bahkan lebih. Apa sebenarnya makna dari kuda-kuda itu? Apakah tidak penting seperti anggapan banyak orang? Apa saja kuda-kuda dalam kyokushin karate yang ada? Berikut ini penulis akan menjelaskan masing-masing dari kuda-kuda standard yang ada dalam kyokushin karate.

Fudo dachi, sikap berdiri seorang karateka

Kuda-kuda dapat diartikan sebagai sikap berdiri. Sikap berdiri adalah landasan dari segalanya, karena kita bertumpu pada kaki kita. Pernahkah kita melihat orang yang serangan-serangannya bagus, tapi ketika terkena serangan Mawashi gedan geri yang telak, kemudian tidak bisa berdiri tegak, terpincang-pincang, kemudian terhuyung-huyung dan dinyatakan kalah? Itu artinya, sehebat apapun serangan kita, tidak akan berarti apa2 jika kita tidak bisa berdiri dengan posisi yang benar untuk menyerang.

Ketika menyerang, misalnya memukul, sikap berdiri atau kuda-kuda adalah landasan utama serangan. Kuda-kuda mendukung pergerakan dari laju bagian tubuh yang dipukulkan, beserta hentakan dan sentakan pada timing yang tepat. Selain itu, kuda-kuda yang tepat juga bisa membuat perpindahan berat badan yang bisa menambah kekuatan serangan.

Dalam Kyokushin Karate, ada banyak jenis Sikap berdiri mulai dari yang umum kita lihat, sampai yang agak aneh bagi masyarakat awam. Berikut ini macam-macam sikap berdiri pada kyokushin karate:

Fudo dachi
Posisi berdiri normal. Posisi kaki selebar bahu dan telapak kaki tidak sejajar ke depan, tapi sedikit dibuka. Tangan terkepal di samping dengan posisi siap, tidak menjuntai. Sikap berdiri ini adalah yang paling sering digunakan. Jika sedang tidak melakukan basic, atau menunggu, posisi inilah yang selalu diinstruksikan oleh pembina.

Posisi Fudo Dachi. posisi berdiri yang paling umum.

Heisoku dachi
Rapatkan kedua kaki hingga tumit ketemu tumit dan jempol kaki ketemu ujung jempol.

Heisoku Dachi, posisi berdiri dengan ujung jempol kaki dan tumit dirapatkan.

Musubi dachi
Posisi hampir mirip dengan posisi heisoku dachi. Posisi ini adalah posisi berdiri biasa, dengan kedua tumit bertemu, tetapi ujung jempol berjauhan membentuk sudut 45 sampai 60 derajat. Berat badan bertumpu pada tumit.
Musubi Dachi, sikap ini selalu ada dalam latihan pemanasan calisthenics.

Heiko dachi
Posisi berdiri normal dengan posisi kaki berjarak selebar bahu, dan posisi kaki sejajar menghadap ke depan.
Heiko Dachi, Posisi jari-jari kaki menghadap lurus ke depan.

SotohachiJi dachi
Soto berarti luar. Dari posisi Heiko Dachi, geser jempol kaki saling menjauh sampai membentuk sudut 45 sampai 60 derajat dengan tumit.

SotohachiJi Dachi

UchihachiJi dachi
Uchi berarti dalam. Dari posisi Heiko Dachi, tumpukan berat badan ke jempol kaki, kemudian geser tumit saling menjauh sampai membentuk sudut 45 samapi 60 derajat dengan jempol kaki. Pada posisi ini, posisi pergelangan kaki, pinggang, dan lutut sedikit turun.

UchihadhiJi Dachi, arah jemari kaki masuk ke dalam. Sekilas agak aneh bukan?

Sanchin dachi
Posisi sama seperti UchihachiJi, hanya saja salah satu kaki maju satu telapak. Jadi nantinya tumit dari kaki depan akan segaris horizontal dengan jempol kaki belakangnya. jempol kaki tetap menghadap ke dalam dan merendah. Posisi sanchin dachi yang umum adalah kaki kanan di depan dan dalam dojo disebut sanchin dachi kanan.

Sanchin Dachi, kuda-kuda yang digunakan pada sesi latihan pertama ketika melakukan basic pukulan.

Moroashi dachi
Pada posisi berdiri tegak, buka kaki selebar bahu kemudian majukan kaki kanan satu telapak ke depan. Kedua kaki menghadap lurus ke depan dan lutut sedikit ditekuk.

Moroashi Dachi, sama seperti sanchin Dachi tapi versi tanpa mencengkram.

Kokutsu dachi
Dari posisi berdiri tegak, majukan kaki kiri persis ke depan telapak kaki kanan. Setelah itu rendahkan posisi tubuh dengan menekuk kedua lutut. Putar telapak kaki kanan dengan poros tumit sampai menghadap persis ke kanan, dan hadapkan telapak kaki kiri ke depan. Mundurkan badan sehingga kaki kanan akan menahan 70% berat badan dan kaki depan hanya 30% agar ketika disapu, tidak akan membuat badan kita kehilangan keseimbangan. Jangan lupa kaki kiri agak berjinjit.

Kokutsu Dachi, bayangkan melakukan posisi ini selama 10 menit saja...

Nekoashi dachi
Dari posisi Kokutsu dachi, tarik kaki depan sedikit mundur, kemudian tarik tumit tinggi-tinggi tetapi chusoku (pangkal jari kaki) masih menempel di lantai. Posisi tulang kering tegak lurus keatas.

Nekoashi Dachi, perbedaannya dengan Kokutsu Dachi adalah jarak antara telapak kaki lebih sempit dan tumit diangkat tinggi.

Kakeashi dachi
Dari posisi tegak berdiri, putar tubuh ke arah kiri dan angkat tumit kaki depan (kiri), kemudian turunkan tubuh, sehingga seakan-akan kita menduduki kaki kita.

Kakeashi Dachi, cukup sulit ketika pertama mencoba, tapi setelah mengerti fungsinya, akan mudah.

Zenkutsu dachi
Dari posisi tegak berdiri, mundurkan salah satu kaki ke belakang sampai berjarak dua lebar bahu. Kaki belakang tetap dalam keadaan lurus. Ujung jari kaki depan mengarah persis lurus ke depan sedangkan ujung jari kaki belakang menghadap samping sehingga kedua telapak kaki membentuk sudut 45 derajat. Tekuk kaki depan serendah-rendahnya hingga paha dan betis membentuk sudut 90 derajat.

Zenkutsu Dachi, posisi yang cukup sering digunakan, hampir selutuh gerakan jalan menggunakan posisi ini.

Kiba dachi
Posisi menunggang kuda. Dari posisi berdiri tegak, buka kaki selebar dua bahu, dan posisi ujung kaki menghadap sejajar ke depan. Tekuk lutut seperlunya.

Kiba Dachi, Posisi menunggang kuda. Dalam gerakan basic, kuda-kuda ini dipakai untuk gerakan uraken (uppercut) dan hiji oroshi uchi (serangan sikut mengarah ke bawah).

Shiko dachi
Dari posisi kiba dachi, dengan bertumpu pada tumit, lebarkan jarak antara dua jempol kaki sehingga membentuk sudut 90 derajat. Ini adalah posisi sumo.

Shiko Dachi, posisi sumo.

Tsuruashi dachi
Dari posisi tegak, angkat kaki sehingga tumit berada pada lutut kaki sebelahnya.

Tsuruashi Dachi, posisi kucing.
Semoga bermanfaat.

Oss!

Artikel Terkait

Baca Selengkapnya ....

Variasi Push Up Pada Fitness

Posted by Syauqi Monday, September 15, 2014 4 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Variasi Push Up Pada Fitness

Push up tidak didominasi oleh sekedar latihan beban juga, tetapi juga latihan push up. Banyak sekali varian push up mulai dari push up normal, sampai push up dengan memanfaatkan alat-alat fitness untuk melatih otot-otot tertentu pada tubuh kita. Berikut ini penulis akan mencoba menjabarkan macam-macam push up, variasi, tips, dan otot-otot yang dilatih.

Macam-macam variasi pada dunia Fitness bisa beraneka ragam dan dengan menggunakan banyak peralatan fitness. Tapi tenang saja, peralatan tersebut bisa digantikan oleh peralatan sederhana tapi tetap bisa bermanfaat.

Push up adalah salah satu cara paling sederhana dan efektif untuk membangun kekuatan dan keindahan bentuk dari tubuh bagian atas. Jangan terlalu percaya dengan perkataan sales peralatan fitness, karena dalam beberapa kasus, push up yang sederhana adalah cara terbaik untuk melatih otot dada, lengan dan perut. Berikut alasannya:
1. Push up amat sangat efektif untuk membentuk otot dada, bahu, lengan, dan perut.
2. Push up bisa dilakukan di manapun dan kapanpun, asal jangan dilakukan ketika anda sedang rapat di kantor.
3. Push up dapat dilakukan tanpa bantuan alat apapun, walaupun beberapa varian menggunakan alat bantu.
4. Push up membuat anda memahami dengan sempurna bobot tubuh anda, dan daya yang dibutuhkan untuk memindah-mindah bobot tersebut. Sebuah ilmu fundamental dalam dunia fitness.

Tidak ada persatuan federasi khusus push up. push up adalah gerakan bebas, yang banyak dimodifikasi oleh banyak orang untuk tujuan menguatkan tubuh tertentu dengan gerakan tertentu, dengan cara melakukan yang tertentu juga. Bisa saja jika anda cukup banyak melakukan push up dan mengerti bagian-bagian mana yang menguat, anda akan menemukan cara push up anda sendiri yang lebih baik dan efektif.

Anthony J Yeung. Salah seorang pakar instruktur fitness.

Kali ini kita akan merujuk pada seorang trainer fitness bernama Anthony J. Yeung. Beliau adalah pakar dalam hal fitness dan menulis banyak sekali di majalah-majalah kesehatan seperti Golf Digest, AskMen, Mens's Fitness, the Art of Manliness dan LIFESTRONG. Berikut ini halaman pribadinya: http://www.anthonyjyeung.com/anthonyjyeung/. Karena push up sendiri banyak sekali macamnya dan tidak ada standard, kali ini penulis merujuk pada beliau agar artikel ini tetap valid.

Sebelum kita mulai, ada hal dasar yang harus dipertegas, yaitu ketika push up standard, tubuh mulai dari tulang punggung ke kaki harus lurus, termasuk ketika melakukan gerakan naik dan turun. Jika anda belum bisa melakukan ini, maka stop. Anda tidak perlu melanjutkan ke langkah berikutnya. Latih terus push up standard ini hingga benar, baru boleh lanjut. Berikut ini video demonstrasi tentang bagaimana melakukan push up standard yang benar:



Berikutnya kita juga akan membahas juga tentang otot bicep dan trisep. Bagi yang belum tahu apa itu otot bicap dan tricep, gambar berikut ini bisa cukup menjelaskan.

Ilustrasi tentang otot bicep dan tricep.

Secara ringkas, ada 15 cara pushup yang bisa kita lakukan dan efektif untuk memperkuat otot-otot kita. Berikut uraiannya:

1. Push Up Lebar (target: dada)
Push ini sama dengan push up standard, hanya saja posisi tangan yang menopang dilebarkan hingga melebihi bahu. Posisi ini akan memaksa dada menanggung beban kerja bahu dan trisep.

Posisi ini membuat otot dada bekerja lebih keras, dan otomatis akan lebih membesarkan otot dada.


2. Push up Sempit (target: trisep)
Sama seperti push up lebar, tetapi posisi tangan yang menopang didekatkan sampai berjarak belasan senti. Posisi ini akan memaksa trisep bekerja ekstra sedangkan otot dada dan bahu kurang optimal berkontraksi.

Disebut juga Diamond push up, karena seringkali telapak tangan yang menopang dibentuk seperti berlian dengan mempertemukan jari telunjuk dan jempol kanan dengan kiri

3. Push Up T (target: semua)
Posisi awal adalah posisi push up standard dengan posisi diatas (lengan lurus). Pada posisi ini, naikkan tangan kiri keatas kepala sampai badan kita membentuk hutuf T. arahkan mata menuju ke tangan yang terangkat di atas. Setelah itu turunkan dan ulang dengan tangan sebaliknya. Gunakan barbel untuk hasil yang lebih. Tapi ingat, jangan melakukan gerakan dadakan ketika menggunakan barbel karena akan mencederai otot.
Push up ini akan membentuk seluruh badan. Tidak hanya fokus ke dada, tapi juga memperkuat bahu, membuka otot-otot thoracic spine (tulang punggung bagian tengah), dan membangun power otot-otot rotasi melalui inti tubuh anda.

Push up T ini cukup keren untuk dilakukan.

4. Push Up Satu Kaki (target: tubuh bagian atas dan inti tubuh)
Rubah posisi push up standard dengan menaikkan satu kaki ke atas dan selanjutnya melakukan push up biasa dengan kaki tetap terangkat. Lakukan set berikutnya dengan mengangkat kaki sebaliknya.

Angkat kaki pada push up ini secara bergantian di tiap hitungan.

5. Push Up Naik (target: tubuh bagian atas dan inti tubuh)
Lakukan push up normal dengan menaikkan kedua kaki tumpuan pada tempat yang lebih tinggi seperti kursi, ranjang, atau lainnya. Semakin tinggi tumpuan, semakin besar porsi latihan bahu, dada, inti tubuh, dan scapular stabilizer (otot yang menghubungkan leher, tulang punggung bagian tengah, dan bahu).

Pastikan posisi tubuh dan punggung tetap lurus ketika melakukan push up ini. Semakin tinggi, semakin baik.

6. Push Up Dengan Medicine Ball (target: lengan, bahu)
Lakukan push up biasa, tapi salah satu tangan tidak menumpu pada lantai, tapi pada medicine ball, yaitu bola yang umum digunakan di tempat-tempat fitness yang berukuran sebesar bola basket. Pada set berikutnya gantilah posisi medicine ball pada tangan lainnya. Uniknya, latihan dengan medicine ball ini akan banyak sekali meningkatkan kestabilan dan kesensitifan otot motorik kita. Bagaimana tidak, kita harus menyeimbangkan tubuh kita di benda yang selalu bergerak.

Push up dengan medicine ball ini baik jika sering dilakukan. Medicine ball bisa diganti dengan bola basket.

7. Push Up dengan Valslides (target: lengan)
Valslides adalah alat bantu fitness berupa sebuah tatakan yang dapat tergelincir dengan mudah. Prinsip kerjanya seperti ketika kita menaburkan bedak ke lantai keramik, kemudian meletakkan lap kecil diatasnya, kemudian kita bisa menggeser lap tersebut dengan mudah. Gunakan alternatif ini sebagai pengganti valslides.
Gerakan ini dimilai dari posisi push up standard dengan tangan lurus. Kemudian ketika badan turun, dorong salah satu lengan ke depan sampai lengan penopang sudah terkunci di posisinya. Posisi berhenti ini adalah ketika dada sudah dekat dengan lantai. Setelah itu tarik lagi. Ganti tangan penopang pada setiap kali hitungan.

Gunakan kain katun pada lantai yang sudah ditaburi bedak untuk mendapatkan efek yang sama dengan valslides.

8. Push Up Atomic (target: dada dan inti tubuh)
Suspension trainer adalah alat dimana kita bisa menggantung kaki atau bagian tubuh yang lain, sehingga kaki tersebut masih bisa digerakkan. Alternatif dari alat fitness ini adalah dengan membuat gantungan tali pada pohon atau atap bangunan dan menaikkan kaki kita.
Gantung kedua kaki pada suspension trainer. Lakukan push up seperti biasa dan setelah satu push up, tarik lutut kita ke dada lalu luruskan lagi kemudian ulang push up. Cara ini benar-benar bisa menghantam otot dada dan inti tubuh selagi mengikis lemak. Seluruh tubuh bergerak dan menjadikan ini latihan yang dibutuhkan untuk proses metabolisme dan baik untuk cardio dan sebagai latihan akhir dari set latihan fitness.

Cara push up yang tidak kita temui setiap hari bukan?

9. Push Up Satu Tangan (target: lengan dan dada)
Nah, ini yang ditunggu. Push up seperti biasa dengan hanya menggunakan satu tangan, letakkan satu tangan di belakang punggung dan jangan lupa sedikit melebarkan kedua kaki tumpuan. Jaga sikut agar dekat dengan badan.
Bisa melakukan push ini satu kali saja sudah susah, dan kalau berhasil melakukannya secara rutin, tubuh bagian atas anda akan sangat-sangat kuat. Jika tidak sanggup melakukan ini di lantai. cobalah bertumpu pada kursi atau pijakan lainnya dan kalau sudah kuat, turunkan ketinggiannya hingga rata dengan lantai.
Latihan ini amat sangat direkomendasikan dan jika berhasil, akan menjadi suatu pencapaian yang amat sangat memuaskan.

Push ini juga bermanfaat untuk melatih otot agar simetris, karena ketika push up, terkadang otot lengan yang dominan akan memimpin, sedangkan lengan yang lemah akan semakin jauh tertinggal.

10. Push Up Tepuk (target: dada)
Dari posisi bawah push up biasa, dorong badan dari lantai setinggi-tingginya agar melenting tinggi di udara. Di puncaknya tepuk kedua tangan, lalu ulangi kembali. Tepukan tangan tidak ada hubungannya dengan pembentukan otot, tapi hanya sebagai metode pengukur bahwa badan telah terlontar cukup tinggi.
Push up ini akan melatih explosive power (mengeluarkan tenaga yang sangat besar dalam waktu yang singkat) dan dada superhero.

Push up ini cukup melelahkan, tapi jika anda sanggup, ganti posisi tepukan tangan menjadi di belakang kepala.

11. Push up Satu Setengah (target: dada)
Dari posisi bawah perulangan push up, naikkan badan ke atas, tapi hanya separuh, kemudian turunkan lagi, selanjutnya naikkan secara penuh, kemudian setengah lagi, begitu seterusnya.
Untuk membangun otot dada yang besar, diperlukan TUT (Time Under Tension) yang lama. TUT adalah jumlah waktu ketika otot bekerja. TUT yang lama artinya otot berkontraksi terus menerus secara lama, sedangkan TUT yang sebentar artinya otot hanya digunakan sebentar saja.
TUT yang lama akan menyebabkan otot semakin cepat membesar, dan push up setengah ini membuat TUT semakin lama karena waktu istirahat otot semakin sedikit.

12. Push Up Spiderman (target: inti tubuh)
Ya, benar. Spiderman yang itu. Push up ini dilakukan dengan cara menaikkan salah satu kaki mendekati sikut sebelum melakukan gerakan turun naik, kemudian ganti kaki di setiap gerakan. Mirip spiderman yang memanjat tembok bukan?

Push up spiderman.

13. Push Up Lambat (target: normal)
Lakukan push up biasa, tapi dengan amat sangat lambat, sekitar 4-5 detik ketika turun dan gunakan kecepatan normal ketika naik.
Dengan memperlambat waktu turun, TUT akan meningkat drastis akan membanjiri otot-otot dengan darah.

14. Push Up Pike (target: bahu)
pike artinya tombak. Dikatakan demikian karena tubuh akan mengerucut seperti tombak. Jika dari posisi push up standard, naikkan pantat setinggi mungkin dan aga agar tangan dan kaki tetap lurus. Dari posisis ini kunci posisi tubuh agar tidak bergerak karena yang bergerak hanya otot bahu, sedangkan sudut yang dibentuk antara kaki dengan tubuh tidak berubah.

Mungkin posisi push up ini sedikit lucu. Pastikan saja tidak ada orang dibelakang anda yang akan iseng mendorong pantat anda.

15. Push Up Karet (target: dada dan lengan)
Ada alat fitness yang dinamakan resistance band. yaitu berupa karet panjang yang bisa digunakan untuk macam-macam latihan beban. Tapi sebagai penggantinya bisa digunakan karet ban dalam sepeda motor dan disambung-sambung.
Push up ini tidak berbeda dengan push up normal, hanya saja ditambahkan resistance band untuk memperberat latihan. Caranya, resistance band diikat dari pergelangan tangan yang satu ke pergelangan tangan lainnya melalui punggung. Pastikan resistance band ini lebih pendek dari jarak kedua pergelangan tangan ketika tangan ditrentangkan. Semakin pendek karetnya, semakin berat push up nya.
Kunci dari push ini adalah lakukan explosive power sebanyak mungkin.

Kunci dari push ini adalah melakukan explosive power, yaitu melakukan gerakan secepat-cepatnya pada puncak gerakan terberat.

Sekian pembahasan tentang push up yang umum pada dunia fitness. Untuk pembahasan macam-macam push up yang cocok untuk kondisi kyokushin dengan full body contact dan kumitenya yang keras, akan dibahas pada lain kesempatan. Tetapi metode-metode diatas ada yang cukup berat dan dapat diambil manfaatnya.

Tetapi apa yang membuat kita semua bisa kuat untuk pushup dan menjalani siksaan otot demi lebih baik? Jawabannya adalah kemauan. Ketika kita mulai tidak latihan sekali, maka akan ada kedua kali, dan ketiga, dan kemudian kita tidak akan latihan lagi. Ketika tidak ada motivasi dan niat yang kuat, latihan seperti apapun tidak akan membawa manfaat. Tidak ada hasil yang instan kecuali mie instan.

Berlatihlah terus, tetapkan tujuan dan motivasi. Semoga berhasil.

Semoga bermanfaat.

Oss!

Artikel Terkait

Baca Selengkapnya ....

Kihon, Gerakan Basic Di Karate Kyokushin

Posted by Syauqi Monday, September 1, 2014 0 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Kihon, Gerakan Basic Di Karate Kyokushin

Gerakan-gerakan kihon sangat monoton dan membosankan. Mungkin sebagian orang berpikir bahwa hanya orang yang sudah tua-tua saja yang sudah tidak punya fisik dan stamina baik yang seharusnya belajar kihon. Tapi pendapat mereka keliru. Justru sebaliknya, kihon sangat penting dalam membangun reflek dan ketangkasan dalam kumite. Berikut ini penulis akan mencoba menjabarkan tentang kihon.

Grandmaster Masutatsu Oyama yang sedang melakukan kihon dengan murid-muridnya

Kihon adalah gerakan-gerakan dasar pada karate yang dilakukan dengan urutan dan kuda-kuda tertentu. Perguruan selalu melatih kihon kepada setiap warganya di pada latihan pertama. Warga diberi contoh gerakan oleh pembina yang berada di depan, yang kemudian mengikutinya sesuai hitungan dari pembina.

Kihon dipimpin oleh seorang pembina dengan memberi contoh kemudian diikuti aba-aba dan hitungan

Kihon disusun oleh Grand Master Masutatsu Oyama sendiri. Beliau mengatakan bahwa seluruh gerakan ini harus dilakukan masing-masing 100 kali per hari untuk bisa menjadikan kita ahli dalam gerakan-gerakan tersebut.

Mempelajari dan melatih kihon ini selalu menjadi salah satu tugas untuk warga pemula yang harus diselesaikan. Mereka harus bisa menghafal gerakan beserta nama jepangnya, kapan puncak serangannya, bagian tangan apa yang dipukulkan dan bagian tubuh lawan mana yang diserang.

Pemanasan sebelum dilakukannya kihon, pemanasan dan kihon merupakan inti dari latihan pertama di dojo.

Kihon ini berbeda-beda di setiap tempat. Terkadang ada penambahan dan pengurangan. Penulis mengambil contoh pada kyokushin aliran PMK sebagai aliran kyokushin tertua di Indonesia. pada kyokushin PMK, ada tambahan varian dari Hiji Oroshi Uchi, yaitu Hiji Oroshi Uchi yang atas dan Hiji Oroshi Uchi yang bawah. Sedangkan Hiji Oroshi Uchi yang asli tidak dihilangkan.

Berikut ini ada video contoh gerakan Hiji Oroshi Uchi yang asli:



Shihan Nardi T. Nirwanto SA., pada sela-sela briefing pertandingan di Surabaya pernah ditanya oleh seorang warga bahwa kenapa dua gerakan tersebut tidak ditemukan di kurikulum kyokushin internasional. Beliau menjawab sambil setengah memperagakannya bahwa beliau menambahkannya karena gerakan itu perlu untuk self defend ketika disergap dari belakang.

Melakukan kata bersama-sama dalam dojo

Sekarang, pertanyaannya adalah apa manfaat dari kihon ini selain membosankan dan monoton? Warga sering merasa tidak perlu mengulang gerakan kihon berulang kali, sehingga kebanyakan karateka hanya melakukannya dengan asal-asalan agar sekedar tidak ditegur pembina.

Ketika kita melakukan satu hal secara berulang-ulang, pertama-tama kita akan pelan-pelan melakukannya karena kita belum terbiasa. Gerakan masih melenceng dan tidak fokus adalah wajar. Kita harus konsentrasi untuk bisa melakukannya. Setelah beberapa lama, otak kita sudah hafal dengan gerakannya dan tidak perlu berhati-hati dalam melakukannya. Setelah cukup lama, otak kita akan bisa merekamnya dengan baik sampai-sampai kita bisa tetap melakukan gerakan itu sambil ngobrol dengan sebelah kita. Dan ketika kita sudah sangat lama melatihnya, maka otak kita akan hafal gerakannya walaupun tidak dalam posisi kuda-kuda dan tidak dalam keadaan siap. Pada fase ini, reflek kita yang akan mengambil alih.

Contoh kihon oleh warga karate yang dilakukan dengan gerakan berjalan
Contoh kata oleh warga senior. Serempak dan seirama.
Melakukan latihan gabungan dengan dojo-dojo lain supaya lebih rame merupakan cara untuk menghilangkan rasa jenuh ketika latihan.
Latihan di tempat terbuka sangat menyenangkan untuk dilakukan. Seringkali kegiatan ini dalam bentuk jambore sekaligus memperingati ulang tahun perguruan.

Jadi, orang yang tidak mempelajari kihon dengan baik sama saja dengan langsung terjun ke kumite tanpa punya bekal, kemudian babak belur karena tidak bisa menyerang dan menangkis dengan baik dan ujung-ujungnya kapok latihan dan tidak pernah muncul lagi ke dojo. Hal ini sering terjadi ketika seorang karateka baru terlalu percaya diri dan ingin hasil instan.

Kesimpulan

Jangan setengah-setengah ketika melakukan kihon karena kihon ini landasar dasar dalam mempelajari beladiri kyokushin ini. Dengan melatih kihon yang benar, kita bisa melakukan semua kihon ini dengan seketika dan spontan. Kihon adalah cerminan serangan-serangan kita di kumite, kalau kihon kita baik, maka serangan kita akan baik dan efektif, begitu juga sebaliknya.

Oss!

Artikel Terkait

Baca Selengkapnya ....

Kamus Istilah Pada Kyokushin Karate

Posted by Syauqi Sunday, August 24, 2014 1 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Kamus Istilah Pada Kyokushin Karate

Banyak istilah-istilah yang dipakai di dojo dalam kesehariannya mulai dari hitungan, nama gerakan, aba-aba, sampai nama panggilan. Apa saja kata-kata tersebut? Apa artinya? Penulis akan mencoba mendata semua istilah-istilah tersebut yang paling umum beserta artinya.

Grandmaster Masutatsu Oyama telah menciptakan banyak filosofi di semasa hidupnya, sehingga semua itu harus dipelajari dengan memahami satu persatu istilah-istilah kyokushin yang paling umum.

Walaupun Grandmaster Masutatsu Oyama adalah orang korea, Kyokushin adalah ilmu beladiri Jepang. Setiap gerakan, kuda-kuda, serangan dan kata (rangkaian gerakan yang sudah pasti) memiliki nama jepang. Sebagai contoh, jika kita ingin memberitahu warga lain untuk pasang kuda-kuda neko ashi dachi dengan kaki kiri (hidari) di depan, maka kita harus mengatakan hidari neko ashi dachi, hajime! dan kemudian melanjutkan dengan hitungan berbahasa jepang.

banyak istilah dalam kyokushin yang sebenarnya mudah dipahami, hanya saja terkesan susah.
Untuk memahami suatu hal, kita harus sedikit banyak mengerti arti-arti dari istilah didalamnya termasuk untuk kyokushin, kita harus perlahan-lahan memperlajari dan mengerti istilah-istilah dalam kyokushin. Untuk keseharian di dojo, banyak yang menggunakan istilah yang sama mulai dari hitungan, nama gerakan, aba-aba, panggilan. Berikut ini adalah kata-kata yang paling sering digunakan dalam keseharian kyokushin:

Menyapa dan menghormat

Menghormat merupakan bentuk umum yang digunakan untuk menghargai orang lain.

'Oss', atau sering juga ditulis dengan 'Osu' sebagai bentuk cara tulis dari jepang tapi tetap dibaca 'Oss' dalam bahasa indonesia, berasal dari kata 'Oshi Shinobu' yang artinya tidak pernah menyerah. Kata Oss juga berasal dari 'Osu No Seishin' yang berarti ketekunan dalam tekanan.
Oss digunakan juga oleh para warga untuk menunjukkan hormat atau untuk sekedar menjawab 'ya' atau 'iya, saya paham'.

- Shomen ni rei : Menghormat ke depan (Jika pada pertandingan, aba-aba ini digunakan untuk menghormat ke depan dimana arbiter pertandingan, pemimpin perguruan, dan senior-senior duduk di mejanya).
- Mokuso : Tutup mata (aba-aba untuk menutup mata dan memulai meditasi).
- Mokuso yame : Buka mata (aba-aba untuk membuka mata setelah setelah meditasi).
- Shihan ni rei: Menghormat kepada Shihan.
- Sensei ni rei : Menghormat kepada pembina, bisa juga berupa 'Senpai ni rei' jika diperuntukkan untuk senior yang belum menjadi sensei.
- Otagai ni rei : Menghormat ke warga lain (ketika pertandingan berarti menghormat ke lawan)

Panggilan dan Tingkatan

Memanggil dengan benar terhadap warga lainnya merupakan hal yang harus dilakukan setiap warga.

- Sosai : President dalam struktur organisasi perguruan. Dalam kyokushin merujuk kepada Grandmaster Masutatsu Oyama.
- Kancho : Director dalam struktur organisasi perguruan.
- Shihan : Master, atau dapat diartikan founder. Di indonesia lebih mengarah ke orang tertinggi di perguruan, dalam PMK merujuk ke Shihan Nardi T. Nirwanto S.A.
- Sensei : Pembina atau warga kyokushin dengan tingkatan DAN 3 keatas.
- Senpai : Warga dengan tingkatan lebih tinggi.
- Kohai : Warga dengan tingkatan sama.
- Dohai : Warga dengan tingkatan lebih rendah.
- Otagai : Warga lain.
- Yudansha : Karateka dengan sabuk hitam.

Dojo dan Seragam

Istilah seputar baju karate harus dikenali oleh setiap karateka karena selalu dipakai di dojo.

- Honbu : Perguruan pusat.
- Dojo : Tempat berlangsungnya latihan, dapat berupa tempat khusus hanya untuk latihan, bisa juga lapangan tennis, bisa juga lapangan parkir, dan tempat lainnya dimana latihan diadakan.
- Dogi / gi / Karate-gi : Baju karateka.
- Obi : sabuk.
- KYU : Tingkatan sabuk dasar, yaitu sabuk berwarna (KYU 10 sampai KYU 1).
- DAN : Tingkatan sabuk senior, yaitu sabuk hitam  (DAN 1 sampai DAN 10).
- Kuroi obi : sabuk hitam.
- Shiro obi : sabuk putih.

Arah

- Oroshi : Sedang ke arah bawah.
- Sayu : Samping kanan dan kiri.
- Yoko : Samping
- Ushiro : Belakang

Lainnya

- Budo : Jalan / jalur beladiri.
- Do : Jalan / jalur.
- Ibuki : Tehnik pernafasan dengan penekanan.
- Karate : Tangan kosong.
- Kiai : Teriakan. Diteriakkan ketika serangan mencapai puncaknya.
- Kihon : Tehnik-tehnik dasar.
- Kumite : Perkelahian. Dibagi menjadi 3 jenis yaitu ippon kumite, sanbon kumite, dan jiyu kumite.
- Ippon Kumite : Perkelahian satu langkah, yaitu dua orang berpasangan, penyerang menyerang sekali, kemudian yang diserang bisa menangkis, membalas(counter-attack), atau menyerang sebelum serangannya jadi. Setelah selesai, gantian.
- Sanbon Kumite : Perkelahian tiga langkah, sama seperti ippon kumite, hanya saja yang diserang hanya membalas di serangan ketiga. Sanbon kumite ini digunakan untuk melatih insting dan membaca situasi pada serangan pertama dan kedua sebelum memilih serangan balasan yang tepat ketika mendapat serangan ketiga.
- Jiyo Kumite : perkelahian bebas secara terhormat satu lawan satu.
- Nogare : Tehnik pernafasan. Digunakan setelah melakukan basic yang berat untuk mengatur mengendalikan tubuh yang sedang capek agar kembali normal.
- Tameshiwari : Latihan memecahkan benda keras seperti papan, genteng, bata, balok kayu dengan menggunakan bagian tubuh.

Oss!

Artikel Terkait

Baca Selengkapnya ....

Serangan Uchi pada Kyokushin Karate

Posted by Syauqi Saturday, August 16, 2014 0 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Serangan Uchi pada Kyokushin Karate

Jenis serangan uchi pada Kyokushin Karate tergolong langka dan jarang mendominasi serangan karateka. Tapi serangan ini sering digunakan sebagai serangan pembuka pada suatu kombinasi. Berbeda dengan serangan jenis Tsuki, serangan ini lebih cepat, lebih reflektif, dan lebih bisa digunakan untuk mengacaukan konsentrasi lawan. Berikut ini penulis akan mencoba menjabarkan pengertian serangan jenis uchi pada kyokushin karate.

Jab dari Nikolay Valuev, Rusia terhadap John Ruiz, USA pada pertandingan WBA Heavyweight Boxing World Championshop di Max Schemeling Arena di Berlin, Germany di tahun 2008

Menurut penulis, serangan uchi ini adalah serangan yang dilakukan dengan secepat-cepatnya, dengan menggerakkan bagian tubuh seminimal mungkin, dengan sedapat mungkin tidak terbaca lawan, dan setelah serangan mencapai puncaknya, bagian yang dipukulkan langsung ditarik kembali. Jenis ini tidak hanya bisa dilakukan oleh tangan, tapi bisa juga oleh kaki yang berada pada posisi depan.

Jika di dojo, serangan ini bisa dilihat dengan jelas pada Seiken Ago Uchi. Pada posisi netral, kedua tangan akan sama-sama berada di samping telinga. setelah tangan kanan selesai menyerang, tangan ditarik kembali ke samping telinga. Setelah itu, tangan kiri menyerang dan ditarik kembali. Penjabaran lebih detail tentang Seiken Ago Uchi dapat dilihat pada artikel Serangan Seiken pada Kyokushin Karate.

Berbeda dengan serangan tsuki yang dapat kita lihat pada Seiken Chudan Tsuki, dimana posisi netral adalah salah satu tangan lurus ke depan, dan salah satu tangannya berada di samping dada. Ketika tangan kanan akan menyerang, tangan kiri ditarik, dan setelah tangan kanan berada pada posisi puncak serangan, tangan tidak langsung ditarik kembali, tapi ditariknya ketika tangan kiri akan menyerang.

Berikut ini ada tutorial video yang cukup detail dan baik tentang serangan uchi pada Seiken Ago Uchi:



Ciri Serangan Uchi:

1. Kecepatan
Serangan uchi ini cenderung cepat karena hampir selalu dilakukan dengan tangan yang di depan. Jadi jika kita kuda-kuda dengan kaki kiri di depan, maka kebanyakan serangan ini dilakukan dengan tangan kiri. Karena dilakukan dengan tangan yang di depan, dan bukan tangan belakang, maka kecepatan pukulan untuk mencapai sasaran bisa lebih cepat.

2. Daya Dorong
Daya dorong serangan uchi ini tidak besar, tapi sentakannya bagus karena serangan ini lebih menitik-beratkan kepada serangan kejutan dan kecepatannya. karena cepat, serangan ini cocok digunakan untuk membuyarkan konsentrasi lawan, sebelum melancarkan serangan sesungguhnya.

3. Daya Rusak
Daya rusak serangan uchi ini tidak besar, tapi akan berdampak jika digunakan untuk menyerang daerah-daerah vital yang rapuh seperti wajah, dagu, leher, karena daerah tersebut akan fatal walaupun hanya terkena serangan uchi. Tapi karena semua itu tidak diperbolehkan dalam pertandingan, maka alternatifnya bisa juga menyerang ke arah dada beberapa kali dan disusul oleh serangan tangan kanan sebagai pendobrak.

Penulis pernah melihat seorang juara nasional karateka ketika berlaga di pertandingan di kawasan Jakarta yang melatih tangan depannya dengan baik. Beliau bisa memukul tangan depannya hingga tiga kali berturut-turut dan penulis sampai bisa mendengar suara berdebum dari kerasnya hantaman seikennya mengenai rongga dada lawan diikuti suara waaaah dari penonton. Lawannya pasti tidak menduga jabnya bisa sekeras itu. Intinya, apapun yang kita latih, pasti akan menjadi senjata yang baik, walaupun yang dilatih itu adalah hal yang kecil.

Untuk perbandingan antara serangan uchi dan serangan tsuki, bisa ikuti pembahasannya di artikel sebelumnya tentang Serangan Tsuki pada Kyokushin Karate

Semoga bermanfaat.

Oss!

Artikel Terkait

Baca Selengkapnya ....

Arti Dari Karate Ni Sente Nashi

Posted by Syauqi Saturday, August 9, 2014 0 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Arti Dari Karate Ni Sente Nashi

Salah satu filosofi utama dalam Karate adalah Karate Ni Sente Nashi yang artinya adalah Tidak ada Serangan Pertama dalam Karate, karena karate tidak diperuntukkan untuk menyerang lawan melainkan hanya membalas ketika disakiti dan tidak ada jalan lain untuk menghindarinya. Berikut ini penulis akan mencoba memberi gambaran lebih detil beserta contohnya pada kehidupan kita sehari-hari.

Salah satu filosofi dasar pada Karate yang dicetuskan oleh Master Gichin Funakoshi yang merupakan cikal bakal dari Kyokushin

Filosofi ini berasal dari Gichin Funakoshi, father dari modern karate sekaligus guru dari Masutatsu Oyama. Karate Ni Sente Nashi bisa diartikan sebagai sikap yang tidak akan menyerang pertama kali. Dengan kata lain, seorang karateka tidak diperkenankan untuk memulai perkelahian, tetapi ketika lawan sudah menyerang maka lawan tersebut harus segera dijatuhkan secepatnya.

Hal ini memberikan gambaran perilaku untuk para karateka agar tidak suka memulai perkelahian di jalanan, tempat umum, atau dimanapun. Sehingga karateka bisa lebih menjaga sikapnya terutama emosinya jika berada di tengah-tengah masyarakat.

Choki Motobu
Choki Motobu, founding father dari Motobu Ryu memiliki pandangan tentang Sente Nashi
Tetapi, beberapa orang memiliki pemahaman yang berbeda dari filosofi Karate Ni Sente Nashi ini. Salah satunya adalah Choki Motobu, seorang tokoh besar Karateka yang juga founder dari Motobu-Ryu yang pada buku terbitannya di tahun 1932, 'Watashi No Karate-Jutsu' mengatakan bahwa:

Ada sebuah ekspresi, 'karate ni sente nashi'. Rupanya beberapa orang menginterpretasikan ekspresi ini dan sering mengartikan 'karateka seharusnya tidak menyerang duluan'. Tetapi mereka melakukan kesalahan serius. Sudah bisa dipastikan bukan semangat budo yang melatih untuk tujuan menyerang duluan tanpa alasan yang baik. Saya menduga anda sudah mengerti bahwa itu adalah salah satu tujuan yang harus dilatih oleh pikiran dan badan kita.

Maksud ekspresi ini adalah, seseorang tidak boleh melukai orang lain tanpa alasan yang baik. Tetapi ketika situasi tidak memungkinkan, dalam kata lain, terkadang ketika seseorang ingin menghindar dari masalah, kadangkala dia tidak bisa menghindar. Ketika lawan serius ingin melukai kita, maka kita harus berdiri tegak dan melawan dengan sengit.

Ketika kita berkelahi, mengontrol lawan sangat krusial, dan karateka harus bisa mengontrolnya dengan serangan pertamanya. Dan ketika sudah menjalani perkelahian, maka kita harus menyerang duluan. Hal ini sangat penting untuk diingat.

Choki Motobu, seorang tokoh karateka di Jepang di era awal abad ke 19

Filosofi ini akan sangat baik jika diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Misalkan kita diserempet oleh pengendara motor yang serampangan, bertabrakan dengan orang lain ketika jalan di keramaian, kita sebaiknya tidak perlu memulai perkelahian kecuali diperlukan. Tentunya contoh-contoh di atas bukan alasan kuat untuk memulai perkelahian. Sebaiknya malah kita saling memaklumi, bisa jadi orang-orang tersebut tidak sengaja atau terburu waktu dan sebagainya.

Di sisi lain, ketika kita kesal ke orang lain, kita sebaiknya tidak memulai serangan terlebih dahulu. Karena hampir semua perkelahian akan berakhir tidak baik. Rasa tidak terima, tersinggung, rasa ingin balas dendam, rasa dipermalukan dan lain sebagainya akan lebih sulit hilang. Tetapi untuk orang yang suka mencari masalah dan hanya bisa mengerti bahasa main fisik, dan tidak ada jalan lain untuk menghindarinya, maka kemampuan yang dilatih selama ini di dojo bisa anda digunakan sebaik-baiknya untuk menjatuhkan orang tersebut, jika kalah maka kalah secara terhormat membela kepentingan yang pantas kita bela.

'Satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit.'

Semoga bermanfaat.

Oss!

Artikel Terkait

Baca Selengkapnya ....

Bloglog

Histats counter code

Visit Syauqi at Ping.sg