Hasil Kejuaraan Antar Dojo Gor Ganesha 26 Oktober 2014

Posted by Syauqi San Tuesday, November 11, 2014 0 comments
Oss!

Kyokushin Pemula - Hasil Kejuaraan Antar Dojo Gor Ganesha 26 Oktober 2014

Pada tanggal 26 Oktober yang lalu, telah diadakan kejuaraan antar dojo yang bertempat di GOR Ganesha Batu, Malang. Pertandingan kali ini sangat ramai walau tidak diadakan di Kota Surabaya. Berikut ini laporan kegiatan kejuaraan dari lokasi pertandingan.

Spanduk pertandingan kejuaraan antar dojo se-jatim PMK kyokushin dengan sistem full body contact

Hari minggu tanggal 26 Oktober yang lalu, PMK Kyokushin mengadakan pertandingan Kejuaraan Antar Dojo Se-Jawa Timur yang bersifat tertutup, yang artinya hanya boleh diikuti oleh warga dari PMK Kyokushin saja. Lokasi pertandingan berada di kota Batu, Malang yang dingin dan sejuk, lebih tepatnya berada pada GOR Ganesha, sebuah GOR yang berada di areal alun-alun pusat kota Batu.

Kelas pertandingan dibagi menjadi 9 kelas, yang antara lain:
1. Kelas kumite dewasa putra 60 kg kebawah
2. Kelas kumite dewasa putra 61 - 65 kg
3. Kelas kumite dewasa putra 66 - 70 kg
4. Kelas kumite dewasa putra 71 kg keatas
5. Kelas kumite dewasa putri
6. Kelas kumite pra-yunior putra
7. Kelas kumite yunior putra 12 tahun
8. Kelas kumite yunior putri
9. Kelas kumite remaja putra 13-16 tahun

Sedangkan untuk kelas kata, dibagi menjadi dua besar, yaitu kata beregu dan kata perorangan.

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite dewasa putra untuk 60 kg kebawah

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite dewasa putra untuk 61-65 kg

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite dewasa putra untuk 66-70 kg

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite dewasa putra untuk 71 kg keatas

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite dewasa putri

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite pra yunior putra

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite yunior putra 12 tahun

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite yunior putri

Daftar peserta kejuaraan kelas kumite dewasa putra untuk umur 13-16 tahun


Dojo Honbu Batu, Malang

Sesuai instruksi dari pembina masing-masing di perguruan, para peserta dipersilahkan datang sehari lebih dulu yaitu hari sabtu agar tidak capek dan terburu-buru pada hari H. Pihak panitia menyediakan tempat tidur, tapi walaupun hanya berupa kasur sepon yang ditata pada dojo yang biasa dipakai untuk latihan, tapi suasana tetap menyenangkan.

Perjalanan waktu itu bertepatan dengan libur tahun baru hijriah, sehingga jalanan macet parah dan rata-rata perjalanan ditempuh sekitar 5-6 jam dari Surabaya. Setelah sampai di tempat kejadian, suasana Batu yang dingin dan sejuk menyambut hangat para peserta dan official.

Kota Batu yang dingin tidak pernah kehilangan pesonanya. Mejelang sore hari, udara menjadi semakin dingin dan membuat malas keluar. Para peserta saling ngobrol akrab dengan peserta dari dojo lain, tidak ada kesan bahwa besoknya mereka akan saling baku hantam. Ada juga yang foto-foto dengan latar belakang dojo.

Kondisi dojo sangat bagus, dengan nuansa Jepang yang sangat kental dengan langit-langit yang tinggi. Kesan pertama adalah, ruangan dojo utama ini tidak sebesar yang dibayangkan ketika melihat dari foto-foto. Di tembok sebelah kanan ada nama-nama yang diukir di lempengan kayu yang dipajang berjajar memenuhi dinding. Di sisi kiri ada foto orang-orang yang pastinya memiliki peran penting dalam perkembangan perguruan. Di sisi belakang, ada lantai 2 yang berisi alat fitness dan treadmill. Sedangkan di depan ada altar dan logo perguruan yang hampir semuanya terbuat dari kayu. Dojo ini sangat bagus dan kondusif untuk suasana latihan.

Hari H

Pukul 4 pagi, banyak dari peserta yang sudah mandi mengingat kamar mandi yang disediakan hanya berjumlah 3. Bisa dibayangkan betapa dinginnya air saat itu. Kedisiplinan ini banyak dilakukan oleh peserta dari Kediri. Salut untuk mereka.

Jam 6 pagi, banyak dari peserta yang sudah siap berangkat dan packing karena acara timbang badan dimulai pukul 7. Satu persatu mobil-mobil berangkat menuju GOR Ganesha.

Lokasi dojo dengan GOR Ganesha sebagai tempat diselenggarakannya pertandingan lumayan jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki. Tapi jika menggunakan ojek, cukup merogoh kocek sekitar 10 ribu rupiah. Untuk menuju pangkalan ojek ini, cukup jalan turun dari dojo ke jalan besar, nanti akan ada beberapa ojek yang mangkal di sana. Waktu perjalanan ke GOR sekitar 5-10 menit dari tempat ojek tersebut.

Defile peserta kejuaraan dengan membawa papan nama dojo masing-masing dari seluruh jawa timur

Acara timbang badan, briefing dan gladi bersih defile peserta berjalan dengan lancar. Kemudian pada pukul 9, acara pembukaan pun dimulai diikuti dengan menyanyikan lagu indonesia raya, pembacaan janji peserta, mengheningkan cipta untuk para pahlawan, Sambutan dari ketua panitia, dan defile peserta. Tidak lupa peragaan serangan apa saja yang boleh dilakukan dan serangan apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh peserta.

Ketika gladi bersih, Sensei Yunus Hariyanto menginstruksikan kalau akan diberikan protector untuk peserta dari kelas yunior agar tidak menyebabkan cedera pada masa pertumbuhannya. Hal ini untuk pertandingan kali ini dan seterusnya. Ini termasuk berita baru bagi sebagian karateka.

Pertandingan

Acara pertandingan berlangsung lancar, tapi sempat terjadi beberapa insiden KO, salah satunya adalah seorang peserta dari dojo A Yos Batu dari kelas yunior putra yang kena tendang telak di kepalanya. Sempat heboh karena setelah tidak sadarkan diri dan digotong ke pinggir lapangan, dia meludahkan darah dari mulutnya. Medis pun segera bertindak. Belakangan diketahui kalau itu bukan pendarahan dalam, tetapi hanya darah dari bibirnya saja. Semua lega.

Rata-rata peserta memiliki mental yang baik, lebih baik dari kejuaraan di universitas petra awal tahun lalu. Mental para peserta tidak langsung down ketika kewalahan menghadapi serangan lawan tapi tetap tenang dan mencari celah untuk menang. Beberapa peserta pada situasi terdesak tersebut malah banyak yang merubah keadaan kemudian menang.

Pada pertandingan kali ini, banyak peserta yang suka memukul dada bagian atas, sehingga ketika meleset akan mengenai leher dan kepala. Dan tentu saja sering sekali meleset. Hal ini banyak terjadi, tetapi karena peserta tidak sengaja mengarah ke kepala, wasit hanya memberikan peringatan.

Pertandingan selesai pada pukul 3 sore diikuti pemberian piala dan foto-foto. Piala bergilir kali ini direbut oleh dojo Surabaya Umum dengan perolehan piala terbanyak.

Para juara dari kejuaraan antar dojo se-Jawa Timur 26 Oktober 2014 di GOR Ganesha Batu, Malang

Demikian laporan dari tempat kejadian.
Semoga dengan banyaknya pertandingan, akan menjadi suatu sarana para karateka untuk dapat berprestasi dan mengukur kemampuan beladirinya.

Oss!


Artikel Terkait
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Hasil Kejuaraan Antar Dojo Gor Ganesha 26 Oktober 2014
Ditulis oleh Syauqi San
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kyokushinpemula.blogspot.com/2014/11/hasil-kejuaraan-antar-dojo-gor-ganesha.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

Histats counter code

Visit Syauqi at Ping.sg